Kemulian seorang ibu, mungkin kita berfikir menjadi seorang ibu sungguh tidak mudah. Seperti yang terkandung salam surat Luqman ayat 14
“Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya, ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Ku-lah kembalimu.” (QS.Luqman: 14)
Sakit setiap saat, tetapi ibu menjalani dengan riang gembira hanya untuk anaknya. Ketika kita lahir di dunia, disapihlah kita , dirawatlah kita , dimandikan kita diajarkan kita dengan segala sesuatunya. Tentu pekerjaan ini tidak mudah, betapa ibu harus berpayah - payah bekerja seharian merasa lelah hanya untuk menenanggkan kita. Begitu kita bisa berbicara ibu mengjarkan kita tentang segala sesuatunya, Kemudian kita anggap Ibu kita cerewet ??? , sungguh tidak ...
Coba bayangkan kalau ibu kita tidak cerewet , ketika kita bertanya
"wahai ibu kenapa daun itu berwarna hijau ibu ?"
kalau ibu kita tidak cerewet dia akan menjawat "ya udah dari sononya !"
Kalu ibu kita cerewet ketika kita bertanya
"wahai ibu kenapa daun itu berwarna hijau ibu ?"
Ibu kita anan menjawab
"Karena daun ada zat hijau daunnya, ada klorofilnya"
"Klorofil itu apa ibu ?"
"Klorofit itu makanan yang digunakan oleh pohon untuk tumbuh..."
"Kenapa pohon harus tumbuh Ibu ?"
Begitu terus... Begitu terus....
Maka dalam Islam kita di perintahkan untuk menghargai ibu kita ...
Selengkapnya bisa di lihat pada video berikut ini