Hak Asasi Tuhan, Kewajiban Asasi Manusia





Anggapan bahwa manusialah yang paling penting di dunia ini menghasilkan apa yang disebut Declaration of Human Rights. Pernyataan mengenai hak asasi manusia. Asasi dalam arti tidak boleh ada yang mengusik dan menentang. Salah satu poinnya adalah hak untuk hidup.

Dikatan manusia punya hak untuk hidup, tidak ada yang boleh mengusik hak tersebut. Tapi coba kita renungkan baik-baik dari mana hak itu berasal? Kita lihat dari kacamata Declaration of Human Rights sendiri bahwa hak tersebut adalah hasil kesepakatan antar manusia, yang katanya konsep tersebut sangat sesuai dengan kemanusiaan.

Inilah yang saya sebut anggapan bahwa manusia adalah mahluk yang paling penting di dunia bahkan alam semesta. Diletakkannya kemanusiaan oleh manusia sendiri sebagai puncak tertinggi keluhuran nilai. Dasrnya apa manusia melakukan yang demikian? Dasarnya adalah rasa superioritas diantara mahluk yang lain.

Manusia mempunyai potensi yang tidak dipunyai oleh mahluk lain. Kalau hewan dan tumbuhan hanya berbekal insting untuk menjalankan hidup. Berbeda dengan manusia, selain punya insting dilengkapi juga dengan akal dan kebabasan untuk memanfaatkan apapun bahkan memanfaatkan hewan dan tumbuhan demi kepentingannya.

Dari sinilah timbul perasaan superioritas. Pokoknya manusialah yang paling berkuasa, dia terletak ditangga paling atas rantai makanan, paling canggih dalam intelektualitas, paling cerdas memanfaatkan yang ada disekitarnya sehingga paling juga berhak mengeluarkan deklarasi mengenai hak yang asasi.

Sebenarnya kalau mau fair atau setara, harusnya hewan juga boleh punya Declaration of Animal rights, tumbuhan punya Declaration of plant rights, dan apapun yang hidup punya Declaration of rights. Karena kalau soal hidup tidak cuma manusia, hewan dan tumbuhan juga hidup, bahkan kalau hidup itu definisinya yang bergerak maka elektron pada atom-atom sejatinya juga hidup, bumi juga hidup, angin juga hidup, sungai hidup dan apapun asal bergerak berarti hidup berarti juga punya hak asasi.

Jika manusia memandang dirinya hanya sebagai dirinya itulah hasilnya. Berbeda jika kita pandang manusia bukanlah puncak dari segala sesuatu. Manusia hanyalah representasi Allah SWT. Maka dalam hal ini sebenarnya manusia tidak punya hak barang sedikitpun. Misal, poin hak hidup.

Adakah manusia yang lahir pernah memutuskan dari ibu yang mana dia akan dilahirkan? Bapaknya siapa dan jadi warga negara apa? Dalam posisi ini manusia hanya bisa pasrah kepada keputusan Tuhan, tidak bisa menawar apalagi membantah. Maka hidup itu sejatinya bukan manusia yang menguasai apalagi sampai punya kewenangan menjadikannya sebagai hak miliknya.

Yang ada adalah manusia wajib hidup. Wajib menjalani keputusan Tuhan, baik rela maupun terpaksa dan inilah sebenarnya yang paling asasi yang dipunyai manusia yaitu kewajiban asasi. Adapun hak itu cuma milik Allah. Terserah Allah mau bikin apa dan caranya bagaimana. Hak Allah tidak bisa diganggu.

Manusia hanya punya kewajiban. Wajib hidup, bekerja, mengolah potensi lingkungan, menjaga lingkungan, belajar, berbuat baik, saling menyayangi, menjalin silaturahmi, beribadah, terus-menerus berjuang, dan lain sebagainya adalah kewajiban. Sebanrnya kewajibannya cuma satu yaitu hidup, tetapi di dalam hidup itu terkandung segala sesuatu sperti yang sudah disebutkan.

Kalau manusia sampai punya hak, maka repot jadinya. Karena hak berposisi bisa diambil dan tidak. Tidak ada paksaan dalam hak. Kalau punya hak hidup berarti punya kebebasan untuk tidak hidup. Lalu ketidak setujuannya dilakukan dengan jalan bunuh diri. Padahal Allah melarang bunuh diri karena memang bukan haknya manusia mengakhiri hidupnya, hanya Allah yang berhak memutuskan, manusia wajib menjalani.

Belum lagi ketika hak dihadapkan dengan konsep kehidupan yang bertjuan memelihara, menyelamatkan, memperbaiki dalam sekala individu maupun sosial. Seperti menjaga persatuan, kalau ketemu hak boleh dilaksanakan boleh tidak, berbuat adil boleh dilaksanakan boleh tidak, saling menyelamatkan satu dengan yang lain boleh dilakukan boleh tidak, menyembah Allah boleh dilakukan boleh tidak, berusaha menyatukan kenhendak manusia dengan kehendak Tuhan boleh dilakukan tapi juga boleh tidak.

Padahal konsep-konsep tersebut akan lebih bermanfaat ketika manusia dengan serius melaksanakannya, manusia wajib menjaga persatuan tidak boleh tidak, wajib berbuat adil tidak boleh tidak, wajib menyembah Allah tidak boleh tidak, wajib menyatukan kehendak dengan kehendak Tuhan tidak boleh tidak. Adapun pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan manusia seharusnya sifatnya adalah kelalaian bukan sifat pemenuhan hak. Sehingga terciptalah kehidupan yang menyelamatkan antara manusia dengan manusia bahkan antara seluruh mahluk alam semesta.

Konsep hak asasi manusia lahir dari ketidak adilan cara berfikir. Penempatan yang tidak tepat akan keberadaan manusia. Manusia menjadi Tuhan bagi manusia sendiri. Tuhan yang sejati tidak pernah dianggap apalagi dilibatkan dalam membuat konsep-konsep kehidupan pada segala bidang. Bahkan sampai menggembar-gemborkan hak asasi manusia tanpa pernah merasa tidak enak kepada yang sejatinya punya hak, merasa dirinyalah yang paling penting.

Mereka lupa bahwa setelah manusia masih ada yang lebih berkuasa. Keadilan berfikir inilah yang sudah banyak hilang dalam diri manusia, yang dipandang hanya ke-aku-annya tanpa pernah menyadari kehadiran Tuhan. Harusnya Tuhan lah yang berhak membuat Declaration of God Rights. Isinya tidak usah panjang-pajang cukup bahwa apapun itu kecuali Allah SWT. tidak punya hak dan hanya berposisi wajib.

COMMENTS

Name

act,5,al quran,2,alamanda,1,aleppo,1,bulughul maram,1,cbk,7,dakwah,1,hikmah,9,himatana,1,jendela,1,kabar internasional,2,kabar ldk,10,kabar nasional,2,kajian,1,kammi,7,kmi,22,kmi_event,3,kompaq,4,ldk univ,9,media,7,middle_east,2,muslim,1,nuruttaqwa,2,pai,4,palestina,1,pemikiran islam,34,pengembangan diri,1,pojok penyemangat,7,qurban,1,rohingya,2,sarbini,1,siria,1,syam,1,syiar,1,syria,1,takmir,9,tsaqofa,1,tsaqofah,36,wanita,1,
ltr
item
Muslim Veteran: Hak Asasi Tuhan, Kewajiban Asasi Manusia
Hak Asasi Tuhan, Kewajiban Asasi Manusia
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg5emE_l8kUI1vjEEWIwosOAV_d6s_x8TWfdS0EySdUZSzV6oYkmV6g1Fj8niUixs3UCWbJ-3DPUXR0HuaD3mvWHERSrH15FJxnGY749WHZc7T58BMYUJC2Xu40z4B8fVJpNvW31wdqiY4/s320/4ca7ec85cfbcf7c55d16921f2c4dfe54.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg5emE_l8kUI1vjEEWIwosOAV_d6s_x8TWfdS0EySdUZSzV6oYkmV6g1Fj8niUixs3UCWbJ-3DPUXR0HuaD3mvWHERSrH15FJxnGY749WHZc7T58BMYUJC2Xu40z4B8fVJpNvW31wdqiY4/s72-c/4ca7ec85cfbcf7c55d16921f2c4dfe54.jpg
Muslim Veteran
https://muslimveteran.blogspot.com/2017/02/hak-asasi-tuhan-kewajiban-asasi-manusia.html
https://muslimveteran.blogspot.com/
http://muslimveteran.blogspot.com/
http://muslimveteran.blogspot.com/2017/02/hak-asasi-tuhan-kewajiban-asasi-manusia.html
true
157995356394649348
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy