Hidup Kekal Abadi (2)




Seorang rasul yang membacakan kepada kalian ayat-ayat Allah yang menerangkan supaya Dia mengeluarkan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh dari kegelapan kepada cahaya. Dan barang siapa beriman kepada Allah dan mengerjakan amal saleh, niscaya Dia akan memasukkannya ke dalam surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya abadi. Sesungguhnya Allah memberikan rezeki yang baik kepadanya. (QS AT-TALAQ, ayat 11)

Kecuali jalan neraka Jahanam kekal mereka di dalamnya abadi. Dan yang demikian itu bagi Allah mudah. (QS AN NISA, ayat 169)

Mau pilih yang mana terserah, itu hak masing-masing. Dalam hal ini Allah sangat demokratis, mau iman ya berimanlah, mau kufur ya kufurlah dengan resiko masing-masing. Pastinya kita tidak bisa mengelak dari yang dua itu, memang besok-besok mau ngekos di mana, ngontrak ke siapa, kalau bukan kembali ke yang sejati karena sesungguhnya tidak pernah ada yang benar-benar ada kecuali Allah. Rentangan yang dibuat Allah tidak tanggung-tanggung, sangat lama sehingga dikatakan abadi dan sangat tidak bisa diganggu gugat sehingga dikatakan kekal.

Promblemnya sekarang adalah manusia sendiri punya tidak daya imajinasi untuk sekedar membayangkan bahwa sebenarnya hidup ini kekal dan abadi? Ada pepatah mengatakan “hidup cuma satu kali”. Perkataan ini kelihatan sepele tapi sebenarnya punya arti yang mendalam, walaupun kensekuensi dari arti tersebut bisa sangat menyelamatkan tapi juga bisa sangat menyesatkan. Maknanya hidup cuma sekali dalam arti yang sempit, parsial-fakultatif, adalah hidup yang hanya dibatasi alam materi. Selagi masih bernafas, sel-sel masih menjalankan fungsi metabolisme, panca indera masih terus menangkap informasi, itulah yang dinamakan hidup.

Dengan demikian orang memandang hidup yang hanya sekali dari prespektif tersebut cenderung materialistis. Pencapain hidup adalah kebendaan dan apa saja yang bisa dinikmati dengan panca indera. Cara mencapainya macam-macam, dari yang bersahaja sampai yang paling hina. Yang penting sebelum hidup selesai harus sudah mencicipi semua kalau perlu anak cucunya juga bisa kecipratan. Karena terbatas waktu hidup yang seperti itu akhirnya waktunya habis hanya untuk ngurusi pencapaiannya tadi, yang ada dipikrannya adalah bagaimana caranya sebelum mati sudah qataman materi, sudah senang-senang, foya-foya. Inilah arus peradaban kita saat ini, kita digiring kepda tujuan kebendaan, pengertian kita mengenai hidup dibatasi, dipersempit menjadi panca indera-sentris, syahwat-sentris.

Coba direnungkan betul-betul, amati pergolakan di dunia, baik yang sifatnya individu, kelompok, sampai ke skala nasional bahkan multi-nasional. Bayangkan berjuta-juta orang tiap harinya bergerak atas dasar kebendaan, berperang, menjilat, merayu sana-sini, bersekongkol melakukan perampokan internasional, penjajahan sumber daya alam dan lain-lain. Akhirnya apa? Akhirnya ya cuma sekedar materi, penumpukan modal, pemenuhan syahwat, yang jelas-jelas kalau itu tidak pernah direm pasti nantinya cepat atau lambat akan menabrak batas-batas. Begitu menyesatkannya alam berfikir semacam ini.

Beda lagi kalau kita pandang hidup yang sekali itu dalam arti sekalinya hidup tidak bisa tidak wajib kekal dan abadi. Pandangan ini tidak membatasi pengertian hidup hanya jika bernafas dan berfungsinya panca indera. Hidup lebih dari itu. Konsekuensinya adalah apapun yang akan kita lakukan, dasar perhitungannya adalah kekekalan dengan jangka watu keabadian.

Maksudnya kita tidak akan serampangan saja berperilaku, karena apa pun berpuatan kita adalah bekal menuju kekekalan dan keabadian. Bukan berarti menafikkan fungsi materi, tetapi lebih kepada menimbang kembali secara lebih cermat, hal-hal apa yang bisa kita lakukan dengan materi itu yang lebih menyelematkan diri sendiri dan sesama, dalam skala terkecil hingga paling kosmos.

Kalau anda memamdang hidup dengan cara yang pertama, saran saya, mohon ditinjau kembali keputusan itu. Konsekuensinya tidak main-main. Pengaruhnya nanti merembet kemana-mana. Dari mulai tujuan hidup, cara menjalani hidup, konsep tentang batas, dan masih banyak lagi. Satu hal yang bisa dipastikan adalah ketika manusia sudah melanggar batas-batas sunnatullah, bukan kebahagian yang didapat tapi yang didapat adalah kehancuran.

Haris Aribowo

COMMENTS

Name

act,5,al quran,2,alamanda,1,aleppo,1,bulughul maram,1,cbk,7,dakwah,1,hikmah,9,himatana,1,jendela,1,kabar internasional,2,kabar ldk,10,kabar nasional,2,kajian,1,kammi,7,kmi,22,kmi_event,3,kompaq,4,ldk univ,9,media,7,middle_east,2,muslim,1,nuruttaqwa,2,pai,4,palestina,1,pemikiran islam,34,pengembangan diri,1,pojok penyemangat,7,qurban,1,rohingya,2,sarbini,1,siria,1,syam,1,syiar,1,syria,1,takmir,9,tsaqofa,1,tsaqofah,36,wanita,1,
ltr
item
Muslim Veteran: Hidup Kekal Abadi (2)
Hidup Kekal Abadi (2)
Mau pilih yang mana terserah, itu hak masing-masing. Dalam hal ini Allah sangat demokratis, mau iman ya berimanlah, mau kufur ya kufurlah dengan resiko masing-masing.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEglpgNSVfqIe7um6ZXhDshA6jQYlAqyZRCwKmIsS6uOTNf6p7STYJ_jz-3_cZubEV8WX5A784I598sKwoezziXhxl5gA8Vnrh4-49hIWbYWjvyeRGqVkK2zQA-EDXrfiRduNNiBliOneOU/s320/immor676tality2.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEglpgNSVfqIe7um6ZXhDshA6jQYlAqyZRCwKmIsS6uOTNf6p7STYJ_jz-3_cZubEV8WX5A784I598sKwoezziXhxl5gA8Vnrh4-49hIWbYWjvyeRGqVkK2zQA-EDXrfiRduNNiBliOneOU/s72-c/immor676tality2.jpg
Muslim Veteran
https://muslimveteran.blogspot.com/2017/02/hidup-kekal-abadi-2_11.html
https://muslimveteran.blogspot.com/
http://muslimveteran.blogspot.com/
http://muslimveteran.blogspot.com/2017/02/hidup-kekal-abadi-2_11.html
true
157995356394649348
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy